Dua Hari Meninggal, Ibu Melahirkan Anaknya


Terkadang di dunia ini banyak kejadian yang sulit dijelaskan oleh akal sehat seperti yang terjadi pada wanita ini.  Dua hari setelah dinyatakan meninggal karena kerusakan otak dan mesin penopang hidupnya dimatikan, wanita yang bernama Jayne Soliman ini melahirkan bayinya.  Sebelumnya dokter telah menjaga agar jantungnya tetap berdetak karena kerusakan otak yang dideritanya.  Selama 48 jam dokter telah memasukkan stereoid dalam dosis besar ke tubuh wanita ini agar paru-paru bayinya berkembang.

Ibu bayi ini telah dinyatakan otaknya tak berfungsi lagi dua hari sebelum bayinya lahir.  Namun kini bayi tersebut Aya Jayne berada dalam ruang perawatan ICU.  Tim dokter mengeluarkan bayi tersebut dengan operasi caesar pada usia kehamilan 26 minggu.  Bayi kecil itu diletakkan di bahu ibunya sesaat sebelum diberikan pada ayahnya Mahmoud Soliman.  Aya nama bayi tersebut yang berasal dari Al Quran dan berarti keajaiban saat ini dinyatakan sehat berada di rumah sakit.

Mahmod Soliman yang berusia 29 tahun dilanda kesedihan mendalam setelah ditinggal istrinya namun disaat bersamaan juga bahagia karena bayinya selamat.  Ia mengatakan bahwa istrinya berharap bisa menjadi seorang ibu namun sayangnya hal itu tak bisa terwujud.  Jayne Soliman yang sebelumnya bernama Jayne Campbell adalah juara ice skating Inggris di tahun 1989.  Ia menjadi guru ice skating di Abu Dhabi dimana ini bertemu dengan suaminya yang berdarah mesir.  Mahmod Soliman mengatakan bahwa mereka saling jatuh cinta pada pandangan pertama walaupun istrinya khawatir akan perbedaan usia mereka yang terpaut jauh.

<p>Your browser does not support iframes.</p>

Jayne sendiri masuk islam sebelum pernikahan mereka dan saat mereka pindah ke Inggris, suaminya  mengambil S2 bidang bisnis.  Jayne sendiri sehat-sehat saja saat kehamilannya dan masih mengajar di Bracknell Skating Club.  Namun tiba-tiba saja ia pingsan setelah sebelumnye mengeluhkan sakit kepala.  Akhirnya ia dilarikan dengan helikopter ke John Radcliffe Hospital di Oxford namun terlambat karena otaknya sudah dinyatakan tak berfungsi lagi

Dokter mengatakan bahwa Jayne menderita tumor otak dan berkembang dengan cepat hanya beberapa minggu saja dan memecahkan pembuluh darahnya.  Walaupun otaknya telah mati namun jantungnya masih berdetak dengan dibantu mesin.  Dokter sangat berharap bayinya bisa dilahirkan.  Tubuh ibu merupakan inkubator terbaik untuk bayinya walaupun bayi tersebut harus secepatnya dikeluarkan karena infeksinya dikhawatirkan menyebar.  Setelah dua hari dinyatakan meninggal dan otaknya tak berfungsi akhirnya ia bisa melahirkan anaknya lewat operasi caesar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: